notes of Hari Pitrajaya

just ordinary person in this extraordinary world

Review SkyBee W171: QWERTY Murah Punya Koneksi Wi-Fi

dengan satu komentar

Perkembangan teknologi yang demikian pesat membuat setiap pabrikan harus berkompromi dengan kebutuhan konsumen. Fitur-fitur yang tadinya merupakan dominasi ponsel kelas atas kini bisa didapatkan di ponsel yang memiliki kasta lebih rendah. Seperti halnya pembenaman WiFi pada ponsel SkyBee W171.

Disain
Ditinjau dari sudut model, SkyBee W171 tampil manis dan enak dipandang. Meskipun memilih material plastik sebagai bahan penutup, namun casing-nya nyaman dan kekar. Seluruh tubuh hanya didandani satu warna seragam yakni putih. Saat ditenteng, ponsel terasa ringan dan pas dalam genggaman tangan.

Semestinya sebagai ponsel penganut paham dual SIM, harus ada tombol pemisah antara kedua SIM. Tapi, hal ini tidak nampak dalam perwujudan SkyBee W171. Namun ini tidak menjadi hal krusial,  karena saat memanggil pengguna dapat memilih SIM yang digunakan.

Tombol home yang terbiasa jadi akses ke dalam menu, diubah dengan gambar sarang lebah sesuai dengan merk ponsel pembuat, SkyBee. Pemilihan trackpad dalam perpindahan menu harusnya jadi poin penting. Sayangnya, trackpad kurang lugas menerjemahkan usapan jari.

Bisa dikatakan ponsel berbentuk kotak empat persegi. Pengecualian  pada keempat sudut membulat di masing masing sisi sehingga tidak menimbulkan kesan kaku. Tercatat, hanya sisi sebelah kanan yang menyediakan area untuk port charger, kabel data dan jack 3,5 mm. Sementara sudut lain bersih dari lubang lubang penghubung.

Layar & Menu
Tidak berbeda jauh dengan ponsel lokal lain, ada enam shortcut utama yang terletak di bagian depan. Kali ini yang mendapat kesempatan adalah messages, phonebook, mobinity, facebook, Yahoo dan mig33. Sedang pada kedua sudut, profil ditempatkan di kiri atas dan kanan atas disisipkan sinyal WiFi.

Lambang dan ikon menu kurang bervariasi. Meski ada pengaturan tema, aura gelap memancar jelas saat menengok gugusan menu yang tampil. Mestinya ada pengaturan tingkat kekontrasan dan pencahayaan di ponsel sehingga layar dapat tampil lebih terang.

Internet & Konektivitas
SkyBee secara cerdas menamakan produk ini SkyBee W171 yang kalau dibaca sekilas terlihat seperti SkyBee WiFi. Dan memang benar, ponsel ini mengandalkan jalur WiFi selain koneksi standar GPRS dan EDGE.

Akselerasi dan performa jaringan WiFi yang diusung kurang optimal. Untuk membuka halaman berformat wapsite dan situs PULSA versi mobile, browser SkyBee W171 tak menemui kendala. Tapi saat membuka halaman dinamis yaitu halaman yang memuat banyak konten dan gambar flash, dukungan browser tidak kuat menjalaninya. Loading terasa lambat dan kadang muncul kalimat ‘insufficient memory’.

Sebelumnya pengguna harus terlebih dahulu mengubah profil menjadi WiFi profil. Sayangnya, koneksi WiFi kurang mendukung untuk membuka aplikasi Java. Namun, gunakan saja jalur GPRS supaya aplikasi aplikasi tersebut dapat berjalan.

Multimedia
Mengarah ke lokasi multimedia, diawali dari kamera, SkyBee W171 menyuntikkan fitur dual kamera. Sehingga pengguna yang ‘narsis’ tak perlu membalik ponsel untuk menjepret foto sendiri. Pengaturan kamera tetap khas ponsel lokal. Masih ada kontras, delay timer, continous shot dan image quality. Untungnya, penambahan lampu LED jadi alat bantu.

Sayangnya alat penunjang berupa lampu LED yang ditambahkan tidak mampu mengangkat mutu foto secara keseluruhan. Baik menggunakan lampu LED atau tidak, kepuasan dalam melihat gambar bidikan tidak bisa diperoleh. Kabut segera membayangi setiap gambar meski resolusi dipilih maksimum yakni 800×600 piksel.

Ketika diubah ke alat perekam video, hasilnya sama saja. Masih banyak dihiasi gambar kotak kotak dan warna asli cenderung berubah kekuning-kuningan. Tambahan, format video dapat disimpan sebagai Mpeg4 atau 3gp.

Lanjut ke area penikmat musik, pemutar audio menghasilkan suara standar. Meski cukup menimbulkan bunyi kencang, suara tidak lembut dan kurang dapat dinikmati. Tapi, SkyBee masih memasang efek audio dan equalizer. Termasuk didalamnya, 3d surround, bass, dance, rock, pop dan party.

Yang menarik, pemutaran sebuah lagu bisa diatur kecepatannya. Bisa lambat, normal bahkan sangat cepat. Alunan lagu juga dapat disalurkan via headset bluetooth.
Terakhir, SkyBee W171 berkemampuan merekam siaran radio dan memuat 9 channel favorit.

Satu yang membingungkan, di box tertera jelas ikon TV analog namun setelah ditelusuri secara mendalam sama sekali tidak ditemukan fitur siaran TV di SkyBee W171. Sungguh kesalahan fatal.

Fitur Lain

Ketika Facebook dan Twitter merupakan fitur wajib, seperangkat aplikasi Java tambahan dibenamkan pada SkyBee W171. Tercatat aplikasi mobinity, opera mini, ebuddy, Google Maps dan Snaptu.

Ketika mengakses Google Maps dengan versi 2.3.2, pengguna akan dihadapkan pada beberapa informasi layaknya peta lokasi, petunjuk jalan maupun menyimpan tempat favorit. Memang kadang proses loadingnya makan waktu yang tidak sedikit.

Penggila chatting dapat disalurkan melalui sarana imiChat, mig33 dan MSN. Caranya simple, tinggal login dan pengguna lagsung bisa ngobrol kanan kiri.

Sisi kerohanian ikut disentuh SkyBee W171 lewat Azan Alarm. Termasuk didalamnya petunjuk arah kiblat dan metode kalkulasi sholat.

Rasanya beberapa syarat yang dibutuhkan suatu ponsel pada rentang harga 500 ribuan sudah dipenuhi SkyBee W171. Kalau dual SIM dan beragam aplikasi online sudah jadi kebutuhan primer,  tambahan WiFi bikin resep tambah mujarab. Hanya satu kekeliruan, SkyBee W171 tanpa TV meski di boxnya tertera informasi tersebut.

PLUS : Bentuk cantik, Fitur WiFi, dual kamera

MINUS : Tanpa TV, Loading WiFi lambat

Rp 550.000,-
HSDPA No Kamera Yes
3G No Video Call No
WiFi Yes Memory Ext Yes
Bluetooth Yes Email Yes
Infrared No Music Player Yes
Brew No Video Player Yes
Java Yes Video Recorder Yes
GPS Internal No OS Terbuka No
Aplikasi Navigator No Radio FM Yes
Dual GSM, Dual SIM Standby; Dimensi: 110 x 61 x 12.5 mm; Layar: TFT, QVGA, 2.4 inches, QWERTY keyboard; Memori internal 24,3 MB, eksternal Trans-flash hingga  16 GB; Kamera: 2 MP, 1600×1200 pixels, Geo-tagging, Video, Video Call; Koneksi Data: GPRS class 12, EDGE, Wi-Fi; Konektivitas: Bluetooth v1.2, miniUSB v2.0; Browser: WAP 2.0; Fitur Lain: Fm Radio, Dual GSM, WIFI/WLan, Dual Camera, Big Sound, Bluetooth, Trackpad, EDGE, Video Chat, MP3, MP4, Google Maps, Facebook, Yahoo!Messenger, Opera Mini, Twitter, MIG33, IMIChat, MSN, Mobinity, UCWEB Java, eBuddy, Alarm, Ebook Reader, Stopwatch, World clock, Azan Alarm,
Baterai Lithium Ion 1000 mAh
Ponsel, Baterai, Travel Adapter, mini USB cable, stereo headset, user manual, kartu garansi

review via [tabloidpulsa.co.id]

Ditulis oleh haripitra

Januari 24, 2011 pada 11:06 am

Satu Tanggapan

Berlangganan komentar dengan RSS.

  1. hi, halo mas Hari Pitrajaya.. Saya penggemar tabloid PULSA.. Sampai sekarang semua PULSA yang saya beli masih saya koleksi, y paling lama edisi th 2005..

    safri4di

    Maret 6, 2011 pada 1:03 am


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.